Memiliki domain di satu penyedia namun ingin menggunakan server dari penyedia lain adalah hal yang sangat umum dalam pengelolaan website. Apakah Anda ingin mengarahkan domain dari HostNesia ke VPS, Dedicated Server, atau hosting lain? Artikel ini akan memandu Anda secara teknis, langkah demi langkah, hingga domain Anda terhubung sempurna.
Mengapa Perlu Mengarahkan Domain?
Ada beberapa alasan mengapa pemilik website memilih untuk memisahkan domain dan server. Mungkin Anda ingin menggunakan server dengan spesifikasi khusus, mengarahkan subdomain ke layanan pihak ketiga (seperti Shopify atau Blogger), atau sekadar ingin manajemen aset yang lebih terorganisir. Apapun alasannya, kunci utamanya terletak pada pengaturan DNS (Domain Name System).
Bagaimana Caranya?
Yang harus anda persiapkan yaitu akun Client Area HostNesia (https://client.hostnesia.id/). Adapun langkah- langkahnya yaitu:
1. Login ke Client Area HostNesia (https://client.hostnesia.id/)
Buka https://client.hostnesia.id/ pada web browser anda. Lalu masukkan username dan password anda. Username dan password ini merupakan akun anda pada saat register di HostNesia sebelum pembelian domain maupun hosting. Kemudian klik Login.

2. Memilih My Domains
Setelah itu, anda akan diarahkan ke halaman Client Area HostNesia. Pada halaman ini anda dapat mengelola semua produk yang telah anda beli. Karena kali ini akan dilakukan custom domain, maka silahkan klik MenuDomainpada bagian sidebar (bagian sebelah kiri). Kemudian beri tanda centang dan klik pada domain yang dipilih.

3. Mengarahkan Nameservers
Kemudian, silahkan klik menu Nameserver di sebelah kiri. Pastikan anda memilih Gunakan Kostum Nameserver. Setelah itu, hapus Nameserver dari HostNesia dan silahkan Anda isi Nameserver 1 dan Nameserver 2 dengan Nameserver yang Anda gunakan di provider lain. Lalu klik Ubah Nameserver.
Jika terjadi error, anda harus mematikan Registrar Lock terlebih dahulu, di menu Registrar Lock bawah Nameserver.

Mengenal Masa Propagasi DNS
Setelah Anda menekan tombol simpan, website tidak akan langsung terhubung. Ada proses yang disebut Propagasi DNS. Ini adalah waktu yang dibutuhkan oleh server ISP di seluruh dunia untuk memperbarui catatan DNS lama ke DNS baru.
Berapa lama? Biasanya berkisar antara 1 hingga 24 jam, bahkan bisa lebih.
Cara Cek: Anda bisa menggunakan alat gratis seperti DNSChecker.org untuk melihat apakah IP domain Anda sudah berubah di berbagai negara.
Tips Keamanan Setelah Migrasi
Setelah domain berhasil diarahkan ke server lain, jangan lupakan aspek keamanan:
Instal SSL Kembali: Jika Anda pindah server, Anda perlu menginstal ulang sertifikat SSL di server baru agar website tetap menggunakan protokol HTTPS.
Update Database: Jika ini adalah migrasi website secara utuh, pastikan konfigurasi database di server baru sudah sinkron dengan domain Anda.
Kesimpulan
Mengarahkan domain dari HostNesia ke server lain bukanlah proses yang rumit jika Anda memahami perbedaan antara penggunaan Nameserver dan A Record. Pilihlah metode yang paling sesuai dengan kebutuhan teknis Anda. Selalu pastikan IP server tujuan sudah benar sebelum melakukan perubahan untuk meminimalisir waktu downtime.
Jika Anda sedang mencari layanan digital yang andal, HostNesia adalah solusi terbaik untuk Anda. Kami menyediakan jasa pembuatan website profesional yang siap membantu bisnis Anda go-digital dengan cepat. Tak hanya itu, nikmati layanan penjualan hosting termurah dengan performa tinggi dan dukungan teknis 24/7. Bangun kehadiran online Anda sekarang bersama HostNesia!



