Cara Setup dan Setting WHMCS Setelah Instalasi: Panduan Lengkap Branding

Cara Setup dan Setting WHMCS Setelah Instalasi

Di panduan sebelumnya kita membahas Cara Instalasi WHMCS ke hosting, yang belum baca, silahkan kunjungi artikelnya disini.

Setelah berhasil melewati proses instalasi melalui domainanda.com/whmcs/install, langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi sistem. Tanpa setup yang benar, WHMCS hanyalah kerangka kosong. Anda perlu mengatur identitas bisnis, metode pembayaran, hingga tampilan agar dipercaya oleh pelanggan.

Berikut adalah panduan mendalam cara setting WHMCS agar siap digunakan untuk jualan hosting dan layanan digital lainnya.


1. Login Pertama dan Setup Wizard

Setelah folder install dihapus, akses halaman admin Anda (biasanya di domainanda.com/admin). Saat pertama kali login, WHMCS akan menyambut Anda dengan Getting Started Wizard.

  • Step 1 (General): Masukkan nama perusahaan, alamat, dan logo.

  • Step 2 (Payment Gateways): Pilih metode pembayaran. Jika target pasar Indonesia, Anda bisa melewati ini dulu untuk nantinya memasang modul seperti Midtrans atau Duitku.

  • Step 3 (Domain): Atur apakah Anda akan menjual domain atau hanya hosting.

  • Step 4 (Support): Hubungkan email dukungan ([email protected]) agar tiket dari pelanggan masuk ke sistem WHMCS.


2. Branding: Mengubah Tampilan WHMCS

Branding sangat krusial agar klien merasa aman saat bertransaksi.

Mengatur Nama Perusahaan dan Email

Buka menu Setup > General Settings.

  • Company Name: Isi dengan nama brand Anda.

  • Email Address: Gunakan email profesional berbasis domain.

  • Domain: Pastikan URL WHMCS sudah menggunakan HTTPS (SSL).

Menambahkan Logo Bisnis

WHMCS menggunakan template bernama “Twenty-One” atau “Six”. Untuk mengubah logo:

  1. Buka File Manager di cPanel.

  2. Masuk ke folder /assets/img/.

  3. Unggah logo Anda dengan nama logo.png (timpa file lama) atau atur melalui menu General Settings > Logo URL.


3. Konfigurasi Server (Menghubungkan ke WHM)

Jika Anda ingin hosting aktif otomatis setelah klien membayar, Anda harus menghubungkan WHMCS ke server (WHM).

  1. Pergi ke Setup > Products/Services > Servers.

  2. Klik Add New Server.

  3. Pilih Module: cPanel.

  4. Masukkan IP Server dan Remote Access Key atau Password API dari WHM Anda.

  5. Klik Test Connection untuk memastikan status “Successful”.

Baca Juga  Keamanan Cyber Berbasis AI: Melindungi Server Bisnis dari Serangan Hacker

4. Membuat Produk Hosting Pertama

Sekarang saatnya membuat paket yang akan Anda jual:

  1. Buka Setup > Products/Services > Products/Services.

  2. Buat Product Group (misal: “Cloud Hosting”).

  3. Klik Create a New Product.

  4. Pada tab Pricing, atur harga bulanan atau tahunan.

  5. Pada tab Module Settings, pilih “cPanel” dan masukkan nama paket (package name) yang sesuai dengan yang ada di WHM Anda.

  6. Pilih opsi “Automatically setup the product as soon as the first payment is received” agar aktivasi otomatis.


5. Setting Mata Rupiah (IDR)

Secara default, WHMCS menggunakan USD. Untuk mengubahnya ke Rupiah:

  1. Buka Setup > Payments > Currencies.

  2. Tambahkan kode mata uang IDR.

  3. Pilih Prefix Rp dan Suffix (biarkan kosong).

  4. Atur format ribuan dengan titik atau koma sesuai standar Indonesia.

  5. Klik Update Exchange Rates untuk sinkronisasi kurs otomatis (opsional).


6. Keamanan Tambahan (Hardening WHMCS)

Jangan biarkan sistem penagihan Anda rentan. Lakukan langkah ini:

  • Ubah Nama Folder Admin: Ubah nama folder admin menjadi nama unik (misal: panel-rahasia). Setelah diubah, update file configuration.php dengan menambahkan $customadminpath = 'panel-rahasia';.

  • Aktifkan 2FA: Masuk ke akun admin dan aktifkan Two-Factor Authentication.

  • IP Whitelist: Jika Anda memiliki IP statis, batasi akses admin hanya dari IP Anda.


Kesimpulan

Melakukan setup dan setting WHMCS dengan detail akan memudahkan operasional bisnis Anda di masa depan. Mulai dari sinkronisasi server hingga pengaturan mata uang, setiap langkah memastikan bahwa pelanggan Anda mendapatkan pengalaman pembelian yang mulus dan profesional.

Jika Anda tidak ingin repot melakukan instalasi dan konfigurasi teknis yang rumit, HostNesia siap membantu Anda. Kami menyediakan jasa pembuatan website yang sudah terintegrasi dengan sistem manajemen canggih. Selain itu, HostNesia adalah penyedia penjualan hosting termurah yang sangat stabil untuk menjalankan sistem WHMCS tanpa kendala. Segera percayakan infrastruktur digital Anda kepada ahli yang tepat di HostNesia!

Baca Juga  Cara Kami Membantu Klien Mencapai Rank 1 Google dalam 3 Bulan
HostNesia

🚨 PENGUMUMAN PENTING

PENGALIHAN MANAJEMEN & REKENING PEMBAYARAN

Yth. Seluruh Klien HostNesia,

Sejalan dengan peningkatan skala infrastruktur server ke HostNesia 4.0, kami menginformasikan bahwa per bulan ini, seluruh operasional, layanan, dan manajemen penagihan HostNesia telah resmi beralih di bawah naungan entitas hukum yang baru, yakni PT Deta Digdaya Digital.

Sehubungan dengan restrukturisasi manajemen tersebut, mohon perhatikan kebijakan transaksi berikut:

  • Penutupan Rekening Lama: Seluruh pembayaran tagihan invoice tidak lagi menggunakan rekening atas nama CV sebelumnya. Transaksi ke rekening CV tersebut sudah tidak dapat diproses atau diakui oleh sistem kami.

  • Pembaruan Rekening: Seluruh pembayaran wajib ditujukan ke rekening perusahaan yang baru atas nama PT Deta Digdaya Digital sesuai dengan instruksi pada invoice.

  • Sistem Satu Pintu (Otomatisasi): Manajemen baru menerapkan kebijakan otomatisasi penuh. Aktivasi dan perpanjangan layanan tidak dapat diproses secara manual tanpa adanya pelunasan invoice di portal klien.

Kami menyarankan pada klien korporat untuk menggunakan fitur Deposit Saldo (HostPay) untuk kemudahan upgrade layanan Anda. Terima kasih atas dukungan Anda selama masa transisi ini.

GROWTH